Sabtu, 01 November 2014

4 POLA DIRI YANG HARUS DIRUBAH dengan INSYIROH



4 Pola Diri yang harus dirubah dengan “INSYIROH”
Yang salah dan kurangnya adalah Anda belum merubah diri sendiri, yaitu merubah
  1. Pola Pikiran, yaitu merubah cara pandang atau merubah paradigma pikir (mindset). 
  2.  Pola Perasaan (emosi) yang melemahkan & sering membuat kebimbangan dalam bertindak & bersikap. 
  3.  Pola Perkataan/bicara yang tak terarah, pesimis & tidak sopan, 
  4.  Pola Perbuatan yang jelek.
Sedangkan merubah 4 Pola ini membutuhkan displin ilmu tersendiri. Tidak cukup hanya dengan Motivasi & Training, yang jelas membutuhkan proses yang berkesinambungan dan waktu yang lama. Mengapa ? Disebabkan yang dirubah bukan jasmaninya (bentuk luar) tapi pikiran & perasaan yang berpusat pada DADA (shudur).
Perumpamaan
Bagaikan sebuah computer, pikiran adalah program-program (software) yang sudah ada atau berjalan. Karena sudah terlalu lama dipakai, yang jelas akan ada yang rusak atau terkena virus. Hingga kerjanya jadi lambat dan adakalanya terjadi trouble atau heng. Apa yang rusak computernya, pasti bukan. Untuk mengatasi hal ini, caranya kita antisipasi dengan memasukan program anti virus dan selanjutnya kita masukan program maintenance (perbaikan). Apabila masih tidak bisa alias masih lemot/ngadat, terpaksa anda harus mengINSTAL ULANG program tersebut. Begitu juga pada diri kita, jika mindset (cara berpikir) sudah lemot, harus segera dilakukan Instal Ulang yaitu dengan “INSYIROH”
Begitu juga memory computer, bagaikan perasaan. Jika terlalu banyak program berjalan, sedangkan kapasitas memori kecil. Otomatis loadingnya akan lambat. Jika dipaksa bisa jadi kerusakan. Jalan satu-satunya harus ditambah kapasitasnya. Pada diri manusia sudah disiapkan energi cadangan sebesar 75% terpendam di dada. Apabila pintu energi sudah dibuka, niscaya kapasitas perasaan akan bertambah. Bagaimana membukanya, tiada lain dengan melakukan “INSYIROH”
Karena perkembangan begitu pesat dan perubahan pasti terjadi, computer pentium 4 akan mengalami permasalahan sewaktu menjalankan program –program terbaru di zaman ini. Yang mana, agar proses program berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki, tiada lain jalan satu-satunya harus dilakukan Upgrade Core 2 Duo (minimal). Pada diri kita, bagaimana caranya tiada lain dengan “INSYIROH”.

INGAT..! KERUSAKAN bukan pada casing (tubuh) anda atau keadaan (nasib) anda yang jelek, tapi kerusakan dan kesalahan ada pada pikiran, perasaan & hati anda. Yang terparah adalah Hati (Qolbi) yang berada di dada (shudur).
Sesuai dengan firman Alah Ta’ala :
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (S. Al Baqarah ; 10)
Dalam hati mereka ada penyakit
karena Qolbi (hati) ini Sumber semua Kekuatan Otak (pikiran), Perasaan & Tubuh. Maka jika Hati terserang penyakit dan tidak segera di obati. Lambat laun dan pasti akan berefek (menular) pada perasaan dan pikiran. 

lalu ditambah Allah penyakitnya
Secara otomatis akan berpengaruh pada Perbuatan (munculnya sifat malas, lemah kemauan, pesimis, emosional dll) dan berpengaruh pada tubuh yaitu gampang dan mudah terkena penyakit.
dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
Karena semua sudah terkontaminasi (Hati, Perasaan, Pikiran & Tubuh), hidupnya menjadi tak terarah. Kebingungan, ketidaktenangan & kegalauan menyelimuti setiap langkahnya, sehingga menimbulkan berbagai masalah (keadaan buruk) dalam urusan rezeqi, jabatan, keluarga, percintaan, penyakit jasmani dan lain-lain. Inilah disebut dengan azab/musibah di dunia.
Nau’udzubillah tsumma naudzubillah

Kesimpulannya, untuk merubah diri hakikinya dari dalam diri (rohani) dan melakukan perbaikan-perbaikan bukan keadaan-keadaan yang diluar diri, tapi yang di dalam diri yaitu hati, perasaan dan pikiran. Untuk itu dibutuhkan Instal ulang program (sofware), scan anti virus dan menambah kapasitas energi memori serta tidak menutup kemungkinan akan dilakukan Upgrade. Bagaimana caranya ? yaitu dengan ”INSYIRAH”
Apakah ”Insyirah” ini ? akan di jelaskan pada halaman berikutnya.


Gus Iswahyudin (Gus Is)
 


Tidak ada komentar: